Tampilkan postingan dengan label domain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label domain. Tampilkan semua postingan

Cara Memasang Beberapa Domain dalam Satu Hosting


Tutorial ini sebenarnya adalah hal yang sangat umum diketahui oleh orang-orang yang biasa mengelola situs atau blog dengan hosting sendiri (semacam wordpress, joomla, dll), namun karena adanya permintaan dari beberapa teman akhirnya saya putuskan untuk membuatkan sebuah posting untuk memandunya men-setting situs web dan domainnya. 

Misalkan : 
Kamu punya situs utama http://development.web.id, lalu kamu akan menambahkan domain lain ke hosting situs utama kamu itu (misal menambahkan domain http://kbtkisriati2.sch.id), lalu kamu juga ingin menambahkan domain lain sebagai blog (misal dari blogspot) yang ingin kamu beri nama http://blog.kbtkisriati2.sch.id

Nah, cara untuk melakukan hal diatas adalah dengan memasang domain baru melalui add-ons domain dan menambahkan subdomain baru ke situs kamu yang diarahkan ke situs/blog kamu.

Cara Memasang Beberapa Domain dalam Satu Hosting yang saya maksudkan disini yaitu dengan menambahkan Add-On domain dan cara yang kedua yaitu menambahkan subdomain (dari hosting gratis semacam blogspot).

Setting add ons domain dapat kita lakukan di control panel hosting yang kita sewa. Jumlah Add-On domain yang bisa kita tambahkan ke domain utama tergantung batasan yang diberikan oleh penyedia hosting kita. Beberapa paket hosting bahkan menyediakan fasilitas add ons domain unlimited, sehingga memperbolehkan kita untuk menambahkan domain baru (Add-On domain) ke domain utama hingga tak terbatas.

a. Cara 1 (menambahkan add-ons domain)

Langkah setup add-on domain?

Silahkan masuk ke control panel hosting kamu (misalnya http://cpanel.development.web.id), lalu login dengan akun kamu. Setelah didalam halaman Control Panel lalu klik “add-on domain”.

Langkah membuat add-on domain 1


Setelah itu akan muncul form untuk memasukkan nama domain.

Langkah membuat add-on domain 2
  • New Domain Name, isi dengan domain yang ingin kamu tambahkan (misalkan kbtkisriati2.sch.id)
  • Ftp Username : Ini otomatis akan dibuatkan directory baru yang sama dengan nama domain yang ditambahkan, dan jika kita ingin memiliki nama subdomain berbeda maka bisa kita ubah di bagian Document Root.
  • Document Root : Lokasi direktori utama penyimpanan dokumen.
  • Password : Password untuk mengakses directory domain baru melalui FTP (File Transfer Protocol).

Klik “Add Domain” untuk konfirmasi.

Oya, pastikan NS (name server) domain kamu sudah diarahkan ke IP atau Name Server hosting yang akan kamu pakai itu.

b. Cara ke-2 Memasang Beberapa Domain dalam Satu Hosting (dengan menambahkan subdomain dari hosting lain)

Cara yang ke-2 yang saya maksud disini adalah dengan dengan menambahkan subdomain dari hosting lain (misal dari hosting gratis Blogger/Blogspot).

Berikut bahan yang perlu disiapkan :
  1. Pastikan domain utama kamu memiliki hosting sendiri (maksudnya yaitu agar kamu bisa mengakses halaman Control Panel seperti Cpanel,Vsita Panel, Spanel, dll.)
  2. Kamu juga harus sudah memiliki Blog (blogspot).
Sekarang kita masuk cara pembuatannya :

Pengaturan Pada Domain Utama :

  1. Login Cpanel Hosting domain utama anda. (misal : http://cpanel.kbtkisriati2.sch.id).
  2. Masuk menu DNS Manager / DNS Zone Editor.
  3. Add a CNAME Record.
  4. Isikan Name : dengan nama subdomain anda (contoh : blog.kbtkisriati2.sch.id) anda hanya perlu memasukan kata “blog” saja.
  5. CNAME anda isikan dengan “ghs.google.com“.
  6. Klik Add CNAME Record.

Pengaturan Pada Blogspot :

  1. Login ke Dasbor blogger.
  2. Pilih Pengaturan, kemudian pilih  Publikasikan.
  3. Pada kalimat “Berpindah ke: • Domain Ubahsuaian (Arahkan nama domain terdaftar milik Anda sendiri ke blog Anda)”,  Pilih Domain Ubahsuaian.
  4. Anda sudah memiliki domain? Silahkan klik Beralihlah ke pengaturan lanjut.
  5. Isikan dengan sudmian yang sudah anda buat pada menu DNS Zone Editor pada cpanel hosting domain utama anda. (misal : blog.kbtkisriati2.sch.id).
  6. Isi CAPTCHA dan klik Simpan Setelan.
  7. Tunggu paling lambat 24 Jam untuk sincron/resolve.

Ok, sekian dulu ya panduan cara Memasang Banyak Domain dalam Satu Hosting dari saya. Jika kurang jelas boleh kq bertanya melalui kolom komentar dibawah ini.

Oya, saya juga minta dukungan ya buat artikel Radio Streaming Murah dan  Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah yang sedang saya ikutkan kontes SEO.

 
Read more »

Cara Membuat Form untuk Cek Ketersediaan Domain


Saat ini bisnis webhosting makin ngetrend dan banyak peminatnya, termasuk juga reseller webhosting juga katanya lumayan juga komisinya. Terinspirasi dari hal itu kemarin teman saya berencana membuat sebuah situs yang tujuannya untuk didaftarin menjadi reseller webhosting, padahal dia sendiri juga sibuk mengelola suryabinawisata.co.id salahsatu biro perjalanan terbaik di semarang jawa tengah. Saya juga sempat mengajaknya menjadi Blogger agar bertambah wawasan, trus bisa ikutan kontes blog atau kontes SEO seperti kita-kita yang sedang mengikuti kontes Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah dan Radio Streaming Murah. 

Oke, cukup dulu cerita tentang teman saya yang mencoba usaha barunya itu. Jadi kita tunggu saja tanggal mainnya, jujur saja saya juga ikut seneng jika teman saya itu makin sukses.

Nah, terkait dengan usahanya membuat situs reseller hosting dan domain dia kemarin sempat bingung tentang cara membuat fasilitas di situsnya untuk mengecek ketersediaan domain, dia sempat nanya sama saya namun belum sempat saya tunjukkan. Untuk itulah saya buat postingan ini agar temen saya itu bisa membaca caranya disini.
Ok, langsung saja kita mulai cara membuat form untuk cek ketersediaan domain.
Saya akan gunakan contoh cara termudah agar cepat dipahami.

a. Pertama, buat sebuah file HTML. 

Caranya; Gunakan saja Notepad.
Buka Notepad, lalu paste-kan script berikut kedalam Notepad
<form action=hasilcekdomain.php method=post>
<table>
    <tr>
        <td>Cek Domain</td>
        <td> : <input type=text name=domain></td>
        <td>
            <select name="suffix">
                <option value=".com">.com</option>
                <option value=".net">.net</option>
                <option value=".org">.org</option>
                <option value=".biz">.biz</option>
                <option value=".info">.info</option>

                <option value=".mobi">.mobi</option>
                <option value=".ws">.ws</option>
                <option value=".co.id">.co.id</option>
                <option value=".or.id">.or.id</option>
                <option value=".go.id">.go.id</option>
                <option value=".sch.id">.sch.id</option>
                <option value=".ac.id">.ac.id</option>
                <option value=".mil.id">.mil.id</option>
                <option value=".web.id">.web.id</option>

                <option value=".tv">.tv</option>
                <option value=".cn">.cn</option>
                <option value=".cc">.cc</option>
            </select>

        </td>
        <tr>
            <td align=right colspan=3><input type=submit name=proses value=Cek></td>
        </tr>
    </tr>
</table>
</form>

Setelah itu, simpan file notepad tersebut dengan nama cekdomain.html

b. Langkah kedua, buat file PHP

File PHP ini digunakan untuk menampilkan hasil cek domain.
Cara membuatnya, gunakan saja Notepad. Buka Notepad lalu paste-kan script berikut ini:

<?php
if($_POST[proses]){
    $nama_domain = "$_POST[domain]"."$_POST[suffix]";
    $arrHost = @gethostbynamel("$nama_domain");
       
     if(empty($arrHost)){
        echo "Domain $nama_domain Belum Ada Yang Punya";
       
    }else{
        echo "Domain $nama_domain Sudah Ada Yang Punya";
    }
}

?>

Simpan file tersebut dengan nama hasilcekdomain.php

c. Langkah ketiga, upload kedua file tersebut ketempat hosting kamu.

Setelah file cekdomain.html dan hasilcekdomain.php selesai kamu buat, lalu kamu tinggal upload saja kedua file tersebut ketempat hosting kamu. Upload-lah seperti biasa melalui File Manager Control Panel.

Setelah diupload maka fasilitas untuk cek ketersediaan domain buatan kamu sudah mulai bisa digunakan.

Misal kamu upload kedua file tersebut ke situs kamu yang beralamat di http://development.web.id, maka untuk menggunakan fasilitas cek ketersediaan domain tersebut kamu tinggal akses saja http://development.web.id/cekdomain.html




Silahkan mencoba membuat form untuk mengecek ketersediaan domain, semoga bermanfaat.

Read more »

Setting DNS pada Godaddy

Setting DNS pada Godaddy

Posting saya kali ini untuk menjawab permintaan rekan saya (http://www.dotnex.info) yang berkomentar pada artikel Setting DNS Gratis freedns.afraid.org (untuk Membuat Subdomain) dan Buat Subdomain dan Setting DNS melalui dnspark.net dengan maksud meminta cara untuk setting DNS pada Godaddy.

Langsung saja, simak langkah-langkah berikut:

a. Setting NS (ex. untuk mengarahkan NS blog/situs kamu)

- Login ke Godaddy
- Klik Domain
- Klik Domain Managemen, lalu pilih Domain yang akan kamu setting. (misal namanya "contohdomain.com").


Gb. Domain Management Godaddy

- Lalu, di bagian atas ada pilihan untuk setting NS, klik saja, nanti ada kolom untuk memasukkan NS (Name Server), nah disitulah kamu bisa memasukkan Name Server yang kamu inginkan.

NS ini digunakan untuk mengarahkan Name Server dari Hosting situs/blog kamu.

b. Setting CNAME (ex. untuk membuat subdomain yang diarahkan ke Blogger)
  1. Login ke GoDaddy dengan username kamu.
  2. Kemudian pada bagian dashboard, klik domain kamu
  3. Setelah itu kamu akan dibawa ke halaman dasboard, lalu klik Manage pada Total DNS/MX
    dns
  4. Selanjutnya adalah mengganti settingan dns-nya, pada panel CNAME yang ada dibagian atas, kamu contreng yang ada tulisan @ dan www-nya, lalu klik gambar pensil yang ada disebelah kanan.
    Isikan pada enter alias name dengan “www” dan points to host name diganti dengan “ghs.google.com”
  5. Kemudian cari tulisan Forward, isikan domain yang sudah di daftarkan tadi lengkap dengan www, misalnya http://www.contohdomain.com
    Sampai disini selesai setting domain di GoDaddy. 
Setelah selesai setting CNAME di Godaddy, kamu tinggal mengarahkan blog Blogger kamu ke alamat subdomain di Godaddy yang sudah kamu buat tadi.

Pertama, kamu login dulu ke Blogger (Blog kamu di Blogger).

  • Kemudian masuk ke halaman Pengaturan (Setting)


  • Klik tab Publikasikan


  • Kemudian klik Domain Ubahsesuaian (Custom Domain)
    kustom domain


  • Klik Beralih ke Pengaturan Lanjut.


  • Isi domain lengkap dengan www
    isi domain


  • Simpan dan Selesai 


  • Coba buka blog kamu, kalau belum berhasil mungkin menunggu beberapa saat sampai settingan DNS tadi ter-update/resolve.



  • Semoga tips Setting DNS pada Godaddy ini dapat membantu rekan-rekan semua. Saya juga mohon dukungan ya buat artikel kontes : Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah dan Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

    ***
    Read more »

    Membuat Email Dengan Nama Kamu/Domain Kamu Sendiri (Dengan Windows Live)


    Apakah kamu kepengen punya email dengan domain sendiri? (Seperti punya saya "admin@wahyu-winoto.com"). 

    Caranya gampang banget, jadi dengan cara ini nanti kamu akan bisa punya email dengan nama domain kamu sendiri (misal: budi@budi.com), dan sebagainya. Dan yang jelas layanan itu gratis dari Windows Live.

    Yang perlu kamu sediakan adalah domain yang bisa diedit DNS-nya. Jika pengen domain gratisan pakai aja daftar aja di www.co.cc atau www.uni.cc. Setelah itu, kamu tinggal mendaftar Windows Live ID.

    Setelah bahan sudah disiapkan, ini dia step-stepnya:

    1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memiliki sebuah nama domain di Internet. Ada banyak website tempat "membeli" sebuah nama domain (.com, .net, .org, dan lainnya), misal di  http://IDwebhost.com atau http://www.javahostindo.com. 

    Setelah itu, cari penyedia jasa hosting domain yang juga menyediakan fasilitas yang memungkinkan penggunanya mengedit data DNS(Domain Name Server)-nya sendiri. Sebagai contoh, gunakan jasa lokal dari www.indoglobal.com. Ambil saja paket sewa yang termurah. Karena setelah konfigurasi selesai dilakukan, mailbox yang kita buat akan disimpan di server Windows Live di Internet dan gratis!
    2. Jika selama ini Anda telah memiliki account di Hotmail atau MSN, bisa dipastikan alamat e-mail Anda di Hotmail atau MSN tersebut adalah identitas diri Anda pada website-website yang berbasis Windows Live, yang selanjutnya disebut Windows Live ID (dulu dikenal dengan nama Passport). Jika tidak, Anda bisa mendaftarkan alamat e-mail Anda. Anda bisa menggunakan alamat e-mail selain Hotmail (ID kita pada Windows Live ID bisa dipakai juga untuk login ke Windows Live Messenger yang dulu disebut MSN Messenger). Langkah awal untuk mendaftar adalah membuka website http://domains.live.com, pilih "New to Admin Center? Get Started". 


    Pada halaman berikutnya, daftarkan nama domain (atau subdomain) yang implementasi mailbox-nya ingin kita delegasikan ke Windows Live.




    Selanjutnya, Anda akan diminta untuk login menggunakan Windows Live ID. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda bisa menggunakan Windows Live ID jika Anda sudah memilikinya atau membuat yang baru. Identitas ini akan selalu dipakai untuk meng-administrasi domain kita di Windows Live.

    Proses registrasi diakhiri dengan konfigurasi DNS di sisi tempat hosting domain kita. Atau gunakan saja fasilitas layanan setting DNS Gratis seperti sudah saya contohkan diatas yaitu dengan setting DNS gratisan dari www.dnspark.net atau dengan layanan gratis setting DNS dari freedns.afraid.com.

    Dalam pengaturan DNS ini kita perlu menambahkan beberapa entri pada DNS, di antaranya MX record (untuk menerima e-mail pada nama domain dimaksud), SPF record (untuk mengirim e-mail dari domain yang diinginkan), dan (optional) kita bisa menambahkan record untuk federasi instant messenger.



    Windows Live akan memberikan data, baris apa yang harus kita tambahkan di DNS. Setelah mengisi data DNS di sisi server tempat kita meng-hosting domain, biasanya diperlukan waktu propagasi di Internet. Tunggu beberapa saat (bisa jadi satu sampai dua jam,  atau bahkan sehari) .

    Langkah selanjutnya adalah anda membuat akun untuk email anda. Caranya Clik pada Edit mail settings yang nanti akan ada pesan warning bahwa email yang sudah anda gunakan dengan domain anda akan hilang. Tidak masalah jika anda menggunakan domain baru.




    3. Setelah pendaftaran sukses dilakukan dan konfigurasi DNS telah di-update (pengaturan DNS berhasil aktif), selanjutnya anda bisa login ke website http://domains.live.com. Masuk ke menu "Members Account" yang terdapat di sisi kiri. Selanjutnya, Anda bisa membuat puluhan, bahkan ratusan alamat e-mail di domain yang telah didaftarkan.



    Sebagai layanan hosting e-mail gratisan, Windows Live Domains saat ini hanya memberikan maksimum 500 buah alamat e-mail per domain/subdomain yang kita daftarkan.

    Semua account e-mail yang telah dibuat bisa segera dipakai melalui website http://mail.live.com. Kemudian, login menggunakan alamat e-mail yang telah dibuat dan password sesuai dengan yang telah dibuat. Alamat-alamat e-mail yang telah dibuat menggunakan Windows Live Domains ini juga langsung aktif sebagai Windows Live ID

    untuk pemiliknya. Selain dapat mengakses e-mail, alamat tersebut juga bisa dipakai untuk chatting menggunakan Windows Live Messenger ataupun login di berbagai services Windows Live lainnya.

    4. Windows Live Domains mendukung open membership

    Maksudnya, jika pada konfigurasi diatas penulis mencontohkan proses pembuatan e-mail secara manual (dilakukan oleh administrator domain), sebenarnya Anda bisa saja mengubah status implementasi e-mail di domain yang sudah didaftarkan menjadi "terbuka". (Sehingga semua orang bisa ikut membuat email dengan akhiran @domainanda.com). Untuk mengubah status, setiap saat bisa dilakukan dengan cara masuk kembali ke website administrasi di http://domains.live.com. Setelah login, Anda akan melihat menu "Sign-up Module" yang berisi sintaks HTML yang bisa kita tambahkan pada halaman web yang kita inginkan. Modul ini juga bisa ditambahkan pada e-mail sebagai undangan.

    5. Tampilan Hotmail berdomain khusus milik Anda masih bisa dipercantik dengan mengaktifkan feature co-branding. Dengan feature ini, pemilik domain bisa meng-upload foto atau logo yang di¬tampilkan sebagai header pada webmail Hotmail yang diakses oleh user. Dengan menambahkan logo, tentunya tampilan webmail menjadi terlihat lebih profesional dan pribadi. Bahkan anda dapat merubah URL (alamat) untuk mengakses email tersebut yang standarnya dapat diakses melalui http://mail.live.com dapat dimodifikasi menjadi http://mail.DOMAINANDA.com (ex: http://mail.wahyu-winoto.com).

    6. Feature-feature standar yang dimiliki oleh Windows Live Hotmail bisa dinikmati juga oleh user yang kita definisikan pada Windows Live Domains ini. Di antaranya adalah: Kapasitas mailbox yang besar, mencapai 5 GB per user. Proteksi terhadap e-mail sampah (junk e-mail) menggunakan teknologi Microsoft SmartScreen. Antivirus pada server e-mail. Integrasi dengan Windows Live Messenger serta semua aplikasi dan services yang menggunakan autentikasi berbasis Windows Live ID. Akses berbasis webmail seperti halnya Hotmail atau Yahoo Mail yang sudah populer.

    7. Jika Anda atau user Anda menggunakan aplikasi Microsoft Outlook di komputernya, Anda bisa men-download dan meng-install aplikasi Outlook Connector pada alamat http://office.microsoft.com/en-us/outlook/HA102225181033.aspx. Outlook Connector ini digunakan untuk mengakses mailbox yang ada di Windows Live Domains menggunakan Microsoft Outlook.

    Dengan software ini, user tidak perlu selalu terhubung dengan Internet. add-on Pemilik domain dapat membuat banner yang bisa ditampilkan pada halaman website atau email. Kode HTML untuk ditambahkan pada halaman web juga disediakan. custom logo Admin bisa meng-upload file logo untuk memberikan branding image di website webmail.

    Semoga panduan Membuat Email Dengan Nama Kamu/Domain Kamu Sendiri  ini dapat bermanfaat.
    (Ref: Majalah CHIP April 2008 dan blog.komputerbutut.com)

    *****

    Read more »

    Mengenal Hosting dan Domain


    Kita sebagai pengguna internet tentu tidak asing lagi dengan yang namanya Hosting dan Domain. Namun bagi kalangan yang awam dengan dunia internet hal itu mungkin terdengar asing dan menimbulkan pertanyaan. 
    Nah sebelum mengulas lebih jauh tentang hosting dan domain agar alur berpikir kita menjadi runtut maka sebelumnya kita mulai dari definisi pengertian hosting, kemudian berlanjut pada domain, serta beberapa penjelasan tentang hosting dan domain agar kita makin Mengenal Hosting dan Domain.


    PENGERTIAN DOMAIN DAN HOSTING INDONESIA

    I. Apa itu Hosting dan Domain

    a. Hosting / Webhosting


    Bagi para pengguna internet, khususnya para webmaster tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya hosting atau web hosting dalam dunia internet. Seperti yang sudah kita pahami bahwa hosting atau web hosting secara umum diartikan sebagai sarana kita untuk menyimpan file-file situs/website kita untuk kemudian di-online-kan ke internet sehingga dapat diakses oleh pengguna internet.

    Secara lebih spesifik, web hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web/situs Internet. (Ref: Wikipedia).

    Dalam pengaksesan alamat file-file situs tersebut digunakan alamat berupa IP komputer server (komputer yang menyimpan file-file situs kita) yang selanjutnya IP komputer server tersebut diarahkan pada alamat situs atau lebih dikenal dengan nama domain.

    b. Pengertian Domain

    Seperti sudah disinggung diatas, komputer-komputer yang terhubung ke internet yang menyimpan file-file situs kita (sebagai tempat hosting), pada awalnya tidak memiliki alamat domain seperti yang kita lihat. Komputer-komputer tersebut hanya memiliki alamat berupa nomor IP, seperti 125.163.167.224  dan sebagainya. 


    Untuk mengatasi kerumitan pengetikan alamat situs dengan IP yang panjang tersebut, maka dalam dunia internet dikembangkan alamat/domain yang berupa kata atau kalimat yang mudah diingat sesuai keinginan pemilik domain. Misal: IP 125.163.167.224  diarahkan ke www.wahyu-winoto.com


    Domain merupakan nama unik/alamat untuk website anda, nama domain umumnya diakhiri dengan .com, .net, .org, .biz, .tv dan lain-lain. Jadi apabila seseorang ingin melihat file-file dalam situs web saya yang tersimpan dalam komputer server, maka mereka cukup menulis www.wahyu-winoto.com pada browser internet dan otomatis website saya akan muncul.


    Sekedar info, alamat domain itu tidak dimiliki secara langsung oleh seseorang, bagi anda yang menginginkan nama domain maka anda harus membeli/menyewa nama domain, biasanya dengan biaya kontrak pertahun. Setelah anda membayar biaya sewanya maka domain alamat tersebut akan diarahkan ke IP/komputer server yang menyimpan file-file website anda.

    c. Subdomain

    Selain domain akhir-akhir ini familier juga istilah Subdomain. Subdomain sebenarnya alamat domain yang masih menjadi bagian dari domain anda, tetapi subdomain dapat anda arahkan ke file-file situs website anda yang lain yang berbeda dari domain utama anda. Contoh subdomain misalnya http://blog.wahyu-winoto.com yang berarti subdomain blog pada domain wahyu-winoto.com. 

    Anda dapat memasang subdomain melalui tempat anda membeli domain ataupun melalui layanan lain yang menyediakan akses DNS untuk membuat subdomain terpisah dari tempat domain anda berasal.

    II. Beberapa Tipe Hosting

    Dalam dunia hosting internet, terdapat beberapa macam tipe hosting, diantaranya:
     
    - Free Hosting 

    Hosting jenis ini merupakan hosting gratisan, anda tidak perlu membayar apa-apa tetapi biasanya akan banyak iklan yang muncul pada website anda dan anda tidak bisa memiliki domain sendiri.
    Freehosting juga kita kenal dalam Blog, dimana saat anda membuat blog gratisan maka secara otomatis anda mendapatkan hosting gratis untuk blog anda, selain itu anda juga mendapat nama domain khusus yang biasanya dengan embel-embel penyedia layanan blog-nya, misal http://namadomainanda.blogspot.com untuk layanan blog dari Blogger.

    - Virtual (shared) Hosting. 

    Tipe ini mungkin termasuk tipe Hosting Murah, karena dalam satu server terdapat banyak hosting (yang salah satunya milik anda). Karena terdapat banyak hosting dan domain dalam satu server maka  akan lebih hemat perangkat server dan otomatis biayanya menjadi lebih murah. 
    Hosting yang satu ini terkenal banyak digunakan karena biayanya murah dan efisien baik bagi pemilik situs website maupun bagi penyedia layanan hostingnya.

    - Collocated Hosting 

    Collated hosting ibarat anda seperti memiliki server sendiri. Hanya server hosting anda tersebut terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya. Anda memiliki hak akses penuh untuk menambah/mengurangi, ataupun merubah situs web anda.

    - Dedicated Hosting 

    Hosting jenis ini merupakan hosting prifat/pribadi, karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. 
    Hosting jenis ini biasanya dimiliki oleh perusahaan besar yang mampu secara biaya maupun tenaga pengelolanya.

    Untuk memperjelas gambaran tentang Hosting dan Domain, silahkan anda simak video berikut ini:

    Mungkin itu yang dapat saya sampaikan sebagai gambaran singkat tentang Apa itu Hosting dan Domain serta Mengenal Hosting dan Domain. Sedangkan hal-hal teknis tentang Hosting dan Domain dapat anda pelajari melalui situs-situs penyedia layanan Hosting dan Domain yang cukup banyak di Indonesia. 

    Selain penjelasan teknis, situs-situs penyedia layanan Hosting dan Domain biasanya juga bersedia membantu anda yang ingin memiliki Hosting atau Domain dengan bantuan-bantuan dan kemudahan-kemudahan lainnya.


    Semoga tulisan singkat saya ini dapat membantu anda yang sedang belajar Mengenal Hosting dan Domain  serta menjadi masukan bagi anda yang ingin memiliki website dengan hosting dan domain pribadi.


    Salam Sukses !!!



    *****

    Read more »