Bocah Minum Bensin IQ Jadi Turun

Walaupun sudah menjadi komitmen bersama (suami-istri), mengawasi kegiatan anak merupakan tantangan berat bagi orang tua. Karena harus berbagi dengan pekerjaan, rutinitas dan lain sebagainya..benar-benar suatu tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi bersama. Seperti berita yang goceng dapat(browsing) tentang Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun telah minum bensin selama lima tahun agar memperoleh kekuatan super seperti idolanya Bumble Bee atau Optimus Prime, dalam film Transformer.

Anak laki-laki, yang tinggal di kota Yibin, provinsi Sichuan. China Barat-daya ini ketagihan minum bensin setelah menyaksikan serial animasi TV tersebut. Ia mulai meminum bensin, sambil membayangkan dirinya bisa menjadi jagoan dan memiliki kekuatan super nan gagah berani seperti Optimus Prime.

"Rupanya, anak saya telah mulai minum bensin kira-kira lima tahun lalu. Saat itu, kami mendapati mulut dan badannya berbau bahan bakar dan korek api," katanya ayahnya kepada surat kabar itu.

Ibu bocah laki-laki tersebut memiliki kios makanan, dan menjual barang-barang seperti korek api. Ibunya baru sadar, karena pada 2004, seringkali beberapa korek apinya hilang. Ruapanya, anaknya yang mencuri semua barang itu untuk dicampur dengan bensin.

Mengetahui kelakukan anaknya, kedua orangtuanya berusaha berbicara dan menghentikan kebiasa buruk anak tersebut. "Tetapi setelah itu, kami mendapati bensin motor kami selalu berkurang. Dan suatu hari ketika kami mendapati anak kami telah minum setengah botol bensin yang dicuri dari sepeda motor. Tentu saja kami sangat terkejut hingga tak dapat berbuat apa-apa," kata sang ayah.

Untuk mencegah kelakukan anaknya, mereka mengunci tangki bensin dan menyembunyikan motor mereka. Tapi, lagi-lagi upaya ini gagal, karena anaknya mulai mencuri bensin tetangga dan meminumnya, sebanyak dua hingga tiga botol.

"Sejak putra kami mencuri bensin, IQ-nya telah merosot tajam dan sekarang ia tak dapat menyelesaikan hitungan tambah-dan-kurang yang sederhana," kata sang ayah.

Waduh kalo sudah begini siapa yang harus disalahkan??? (kompas dot kom)

0 komentar:

Posting Komentar

Trackbacks/Pingbacks