Tampilkan postingan dengan label Blogilicious de Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogilicious de Surabaya. Tampilkan semua postingan

Blogilicious de Surabaya

Blogilicious de Surabaya

Blogilicious de Surabaya. Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 14-15 Mei 2011 diadakan sebuah event besar buat para blogger Indonesia yang dilaksanakan di Kota Pahlawan Surabaya yaitu Blogilicious de Surabaya. Surabaya merupakan kota pertama yang mengadakan Roadblog dari 7 kota yang direncanakan menjadi rute Roadblog Idblognetwork, masing-masing yaitu : Makasar, Medan, Palembang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. 

Roadblog di Kota Surabaya berlangsung di Universitas  Pembangunan Nasional Veteran.
Jl. Raya Rungkut Madya, Surabaya 60294, Indonesa.


Hiburan dalam acara Roadblog Blogilicious de Surabaya (sumber gambar: ariefew.com)


Tulisan saya kali ini ingin sedikit mengulas tentang Roadblog Blogilicious dari Idblognetwork. Untuk memudahkan pemahaman maka tulisan ini akan saya buat dalam format seperti tanya jawab/wawancara imajiner.

Apa sih tujuan diadakan Blogilicious de Surabaya?

Tujuan dari Blogilicious de Surabaya sudah pasti sebagai media promosi, namun lebih dari itu ada point positif yang bisa kita dapatkan dari acara idblognetwork ini yaitu untuk mensosialisasikan pengetahuan tentang Etika Blogging, SEO dan Google Panda Algorythm, Mobile Blogging, Blogpreuner, Blog Monetizing dan Social Media, kemudian melatih blogger supaya lebih handal dalam penulisan artikel, pengamanan blogging, serta memanfaat blog sebagai lahan bisnis atau mendapatkan penghasilan.

Lalu, apa saja manfaatnya buat kita para Blogger?

Kalau menurutku ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat dari acara Roadblog semacam ini.
Diantaranya : Kita dapat bertemu dengan teman-teman blogger, kita dapat saling bertukar pikiran secara langsung serta yang tak kalah pentingnya yaitu kita mendapatkan bimbingan dalam nge-blog oleh tokoh-tokoh blogger ternama seperti yang saya tuliskan pada bagian tujuan yaitu: Kita akan mendapat pengetahuan tentang Etika Blogging, SEO dan Google Panda Algorythm, Mobile Blogging, Blogpreuner, Blog Monetizing dan Social Media, kemudian melatih blogger supaya lebih handal dalam penulisan artikel, pengamanan blogging, serta memanfaat blog sebagai lahan bisnis atau mendapatkan penghasilan.

Wah..kayaknya menarik tu?

Pasti donk...

Tapi kemarin kan aku lagi ada acara, jadi gak bisa dateng ke Blogilicious de Surabaya?

Sama, aku juga kemarin tidak bisa datang ke Surabaya, tapi jangan khawatir acara Roadblog Blogilicious dari Idblognetwork semacam ini akan digelar lagi di kota-kota besar lain lho...

Oya, kapan n dimana aja tuh?

Nih, buat kamu yang kemarin belum sempat dateng ke acara Blogilicious de Surabaya masih ada kesempatan buat kamu untuk hadir di kota-kota lain yang terdekat dengan kamu, simak tempat dan tanggalnya ya, karena sebelum hari H pelaksanaan kamu harus daftar dulu di Idblognetwork.com jika ingin datang pada acara Roadblog Blogilicious.

Nih jadwal waktu pelaksanaan Roadblog Blogilicious di kota-kota besar di Indonesia yang kulihat dari situs resmi Idblognetwork:

Makassar - 21-22 may 2011 (sudah dilaksanakan dengan sukses)
Medan - 28-29 may 2011(Sudah dilaksanakan dengan sukses)
Palembang - 04-05 juni 2011
Jogjakarta - 11-12 juni 2011
Bandung - 18-19 juni 2011
Jakarta - 25-26 juni 2011 

Wah, kayaknya aku pengen dateng yang di Jogja aja deh, biar deket dari Rumah...

Ehm...
Kalau gitu sama dnk, wahyu-winoto.com juga pengen banget dateng yang di Jogja, soalnya rumahku (di Kebumen) itu kan deket dari Jogja, perjalanan sekitar 2 jam, jadi masih gampang dijangkau, hehehe...


Pesan kesan dan harapan


Secara pribadi saya sangat antusias dan menyambut baik acara Blogilicious de Surabaya, bahkan nanti saat acara Blogicious diadakan di Yogyakarta Insya Allah saya akan mendaftar dan datang.

Dari beberapa penelusuran yang saya lakukan, acara Roadblog semacam ini memang  banyak yang menyatakan antusiasmenya karena acara ini memiliki banyak sekali manfaat serta kesan mendalam bagi para blogger di Indonesia. Harapan saya acara semacam ini akan terus dilaksanakan, bahkan ditingkatkan. Untuk jadwal acara yang sudah direncanakan nanti saya harapkan acaranya bisa lebih meriah lagi, pembicaranya lebih bersemangat, dan ilmu-ilmu nge-blog-nya ditambah agar makin  bermanfaat lagi, dan yang tidak kalah penting semoga bisa lebih banyak menjaring peserta.

Buat para punggawa Roadblog Blogilicious dan Idblognetwork saya ucapkan selamat, jujur saja saya ingin ikutan acara semacam ini, selain agar bisa ketemu dan berkumpul bersama rekan-rekan sesama blogger Indonesia saya juga ingin banyak bertanya dan "ngangsu kawruh" atau belajar banyak ilmu dari para senior terutama dari orang-orang di belakang Roadblog Blogilicious dan Idblognetwork.

Salam sukses untuk semua blogger Indonesia dan selamat atas suksesnya event Blogilicious de Surabaya. Sukseskan juga kontes seo terbaru Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia dan iPaymu.com Pembayaran Online Indonesia serta Mari Berkomunitas Di Faceblog juga Amikom.us Tempat Belanja Hosting Murah
Read more »

Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Konservasi Alam

Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Konservasi Alam


Sebelum saya akan mengulas panjang lebar tentang perubahan iklim, silahkan simak juga artikel saya yang lain tentang : Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia  dan Blogilicious de Surabaya serta Radio Streaming Murah

Oke, lanjut lagi ke artikelnya...
Akhir-akhir ini kita sering mendengar berita tentang musibah bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, badai salju, bencana kekeringan, dan lain sebagainya. Pada awalnya saya berpikir, mengapa bencana alam sekarang ini cenderung meningkat dari waktu-kewaktu? Sebenarnya saya sendiri kurang yakin juga jika bencana alam itu hanya banyak terjadi akhir-akhir ini, besar kemungkinan bencana alam juga sering terjadi dimasa lampau cuma kita saja yang tidak mengetahuinya, hal itu terbukti dari banyak cerita tentang kehancuran bumi dimasa lalu akibat bencana alam.

Bencana alam yang sering terjadi akhir-akhir ini apakah hanya terjadi disekitar kita (Indonesia)? Ternyata tidak juga, karena berdasarkan berita-berita dari negara-negara di dunia, mereka juga tidak luput dari bencana alam yang melanda negerinya. Lantas ada fenomena apa sebenarnya mengapa akhir-akhir ini banyak terjadi bencana alam dari seluruh dunia itu?

a. Fenomena Perubahan Iklim

Pada awal kehidupan manusia masalah bencana dan perubahan iklim mungkin saja belum begitu berperan dalam kehidupan manusia awal, kecuali pada masa-masa ekstrim seperti perubahan jaman es, dan sebagainya. Namun, setelah memasuki abad-abad terakhir, sebagian aktivitas manusia di bumi telah membuat planet ini kian panas. 

Jika kita lihat kebelakang maka fenomena pemanasan global bisa dikatakan berawal sejak revolusi industri, tingkat karbon dioksida meningkat tajam diudara. Sebelum masa industri, aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan gas rumah kaca penyebab pemanasan global. dan perubahan iklim Namun dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk, pembabatan hutan, industri peternakan, dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca di atmosfir bertambah banyak dan menyumbang pemanasan global.

Sebelum melanjutkan ke Perubahan Iklim, tidak ada salahnya jika kamu baca referensi Mari Berkomunitas Di Faceblog dan juga Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah

b.  Perubahan Iklim di Indonesia

Indonesia mempunyai karakteristik khusus, baik dilihat dari posisi, maupun keberadaannya, sehingga mempunyai karakteristik iklim yang spesifik. Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia, yaitu iklim musim (muson), iklim tropika (iklim panas), dan iklim laut. (Ref: http://iklim.dirgantara-lapan.or.id/)

Ketiga jenis iklim tersebut adalah:

1.    Iklim Musim (Iklim Muson)
Iklim jenis ini sangat dipengaruhi oleh angin musiman yang berubah-ubah setiap periode tertentu. Biasanya satu periode perubahan angin muson adalah 6 bulan. Iklim musim terdiri dari 2 jenis, yaitu Angin musim barat daya (Muson Barat) dan Angin musim timur laut (Muson Tumur). Angin muson barat bertiup sekitar bulan Oktober hingga April yang basah sehingga membawa musim hujan/penghujan. Angin muson timur bertiup sekitar bulan April hingga bulan Oktober yang sifatnya kering yang mengakibatkan wilayah Indonesia mengalami musim kering/kemarau.

2.    Iklim Tropis/Tropika (Iklim Panas)
Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa otomatis akan mengalami iklim tropis yang bersifat panas dan hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Umumnya wilayah Asia tenggara memiliki iklim tropis, sedangkan negara Eropa dan Amerika Utara mengalami iklim subtropis. Iklim tropis bersifat panas sehingga wilayah Indonesia panas yang mengundang banyak curah hujan atau Hujan Naik Tropika.

3.    Iklim Laut
Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut mengakibatkan penguapan air laut menjadi udara yang lembab dan curah hujan yang tinggi.

Jika kita cermati unsur iklim yang sering dan menarik untuk dikaji di Indonesia adalah curah hujan, karena tidak semua wilayah Indonesia mempunyai pola hujan yang sama, diantaranya ada yang mempunyai pola munsonal, ekuatorial dan lokal.

c.    Hubungan Perubahan Iklim Terhadap Bencana Alam di Indonesia

Menurut beberapa sumber (Diantaranya dari http://iklim.dirgantara-lapan.or.id/), iklim di Indonesia telah menjadi lebih hangat selama abad 20. Suhu rata-rata tahunan telah meningkat sekitar 0,3 ˚C sejak 1900 dengan suhu tahun 1990an merupakan dekade terhangat dalam abad ini dan tahun 1998 merupakan tahun terhangat, hampir 1 ˚C di atas rata-rata tahun 1961-1990. Peningkatan kehangatan ini terjadi dalam semua musim di tahun itu. Curah hujan tahunan telah turun sebesar 2 hingga 3 persen di wilayah Indonesia di abad ini dengan pengurangan tertinggi terjadi selama perioda Desember- Febuari, yang merupakan musim terbasah dalam setahun.

Curah hujan di beberapa bagian di Indonesia dipengaruhi kuat oleh kejadian El Nino dan kekeringan umumnya telah terjadi selama kejadian El Nino terakhir dalam tahun 1082/1983, 1986/1987 dan 1997/1998. Lalu muncul pertanyaan, adakah hubungan antara bencana di Indonesia terkait dengan aktivitas global semacam pemanasan global serta El Nino? Jika ada, apa implikasinya terhadap bencana ekologi dan manajemen sumber daya air kita?


Banjir dan kekeringan pada dasarnya terkait dengan kemampuan alam dan manusia mengelola ketersediaan air di Bumi. Banjir terjadi karena jumlah air hujan yang turun di daratan dalam intensitas berlebihan pada saat alam tidak mampu menampung. Kemudian dalam skala lokal intensitas curah hujan yang amat ekstrem dalam waktu lama akan menjadi penyebab banjir besar dan longsor di banyak tempat. Sementara itu, kekeringan terjadi karena jumlah hujan yang turun tidak mencukupi kebutuhan kehidupan. Kemudian ketersediaan air yang kian terbatas akan meningkatkan kompetisi untuk mendapatkan dan tidak jarang menimbulkan konflik dalam pemanfaatan. (Ref: http://www.duniaesai.com/).

Jika kita melihat dalam skala lebih luas, peningkatan suhu secara global menyebabkan terjadinya percepatan pelelehan lapisan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan sekaligus terjadinya pencairan dan penipisan lapisan gunung-gunung es di dunia. Dilain pihak kemarau panjang yang disebabkan fenomena El Nino yang memengaruhi siklus hidrologi lokal dan regional akan menyebabkan kian kritisnya ketersediaan air untuk menopang kebutuhan 6,5 miliar penduduk Bumi saat ini.

d. Potensi Banjir di Wilayah Indonesia

Berbicara mengenai potensi banjir di wilayah Indonesia, maka hal itu tidak dapat lepas dari gangguan terhadap siklus hidrologi di Indonesia itu sendiri. Siklus air/hidrologi yang mengalami gangguan tersebut baik langsung maupun tidak langsung akan berdampak terhadap musim atau iklim lokal di Indonesia, lebih jauh hal itu terlihat pada terjadinya perubahan musim hujan atau kemarau yang akan berdampak serius terhadap manajemen ketersediaan air.

Dampak lain yang juga serius adalah meningkatnya tinggi muka air laut yang terjadi hampir bersamaan dengan penurunan permukaan tanah (land subsidence) yang diakibatkan penurunan muka air tanah karena eksploitasi air tanah yang berlebihan dikota-kota besar. Keadaan ini akan menyebabkan sebagian wilayah kota yang selama ini relatif aman dari ancaman banjir akan menjadi daerah potensi banjir baru.

Jika eksploitasi air tanah terus berlangsung, maka penurunan muka tanah dan intrusi air laut kian sulit dicegah dan dikendalikan (Hal ini biasa terjadi di kota-kota besar yang berada di daerah pantai, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya). Kondisi ini akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang makin parah dan membutuhkan biaya besar untuk dapat memulihkannya.

e. Peranan Negara-Negara di Dunia

Peranan negara-negara di dunia dapat kita bagi menjadi 2, yaitu peran negatif dan peran positif. 
Saya mengistilahkan peran negatif karena negara-negara di dunia sekarang ini pasti terlibat dalam menyumbang kerusakan ekosistem yang berdampak pada perubahan iklim, walaupun mungkin takarannya berbeda. 

Kemudian peran yang kedua yaitu peran positif, hal itu terlihat dari adanya alternatif solusi dalam mengatasi masalah perubahan iklim global yang terus dilakukan oleh negara-negara di dunia, khususnya oleh negara-negara industri sebagai penyumbang gas karbon terbesar didunia yang sangat mencemari lingkungan serta berdampak luas pada perubahan iklim. Sedangkan untuk negara miskin dan berkembang, terutama yang memiliki hutan sebagai paru-paru dunia mendapatkan tugas untuk merawat hutannya, tentunya dengan kompensasi dari negara-negara industri.

Inovasi pengembangan teknologi yang mampu memecahkan masalah secara simultan merupakan salah satu pilihan yang harus dilakukan untuk menyelamatkan masa depan kita bersama. Untuk itu, perlu dikembangkan kerjasama semua pihak, baik dari negara maju maupun negara berkembang untuk menangani masalah perubahan iklim yang berdampak terhadap bencana global.

f.  Adaptasi dan Mitigasi Bencana Perubahan Iklim

Kenapa adaptasi dan mitigasi saya masukkan dalam artikel pengaruh perubahan iklim ini? 
Mungkin kita semua bisa mencermati bahwa keduanya (adaptasi dan mitigasi) saat ini menjadi penting karena menyangkut strategi menghadapi perubahan iklim. Ini bisa dikatakan sebagai solusi yang paling mudah dilakukan oleh masing-masing dari kita untuk ikut menekan pengaruh perubahan iklim.

Mitigasi dalam hal ini sering diartikan sebagai pengurangan. Sedangkan adaptasi (adaptation) artinya penyesuaian diri. Melalui mitigasi, usaha yang dapat dilakukan adalah mengurangi sebab pemanasan global dari sumbernya. Gunanya agar laju pemanasan itu melambat. Kemudian pada saat bersamaan, dapat dilakukan persiapan diri untuk beradaptasi dengan perubahan yang ada. Sehingga diharapkan akan ditemukan suatu titik temu yang menjamin kelangsungan hidup manusia.

Salah satu alternatif solusi (Saya kutip dari http://iklim.dirgantara-lapan.or.id/), dalam skala kecil, mitigasi bisa berupa gerakan cinta lingkungan seperti pengelolaan sampah, bike to work, mengurangi penggunaan plastik, menggunakan AC yang non CFC, hemat energi dan lain sebagainya. Sedangkan beradaptasi dapat dilakukan dengan melakukan penataan lingkungan, penghijauan, menjaga daerah resapan, daur ulang sampah, dan lain-lain, sehingga harapannya Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Konservasi Alam itu tidak berdampak pada bencana yang lebih buruk, atau minimal dapat menekan bencana agar tidak semakin merusak kehidupan manusia.

*****


*****

Read more »